Rabu, 31 Desember 2014
tanbbih muttaangalim
01.52
No comments
Tambihul Muta'allim
Karya: Al-Ustadz Al-'Alim Al-'Allamah Al-mukarram Ahmad Maysur Sindy Ath-Thursidy Salah Satu Pengusaha di daerah purworejo
Al-I'lanu (Woro woro/Pengumuman)
Ini kitab Tambihul Muta'allim kami sediakan dan sesuai untuk para
thalaah (pelajar, siswa, mahasiswa) pada mumunya, dan khususnya untuk
para santri di pondok-pondok pesantren dalam tingkatan pertama (SD/MI)
sesudah nol kecil (TK/RA). Supaya menjadi tangga meraka untuk belajar ke
arah cita-cita yang mulia. Adapun nadhom ini hanya menadhomkan tambih
(peringatan) Syeikh kami Al-'Alim Asy-Syufuq KH. Hasyim Asy'ary r.a Tebu
Ireng Jombang. Maksud kami menyalurkan tambih beliau. Cara mengajarkan:
- Cukup menghafalkan lafadz, makna yang sesuai, dan artinya
- Setiap akan masuk di muhafadhoh bersama.
Peringatan kepada para ustadz dan guru; untuk memelihara dan menjaga
para muridnya dalam sopan santun mereka yang menjadi kewajiban.
Tambih - Peringatan
Tanda tambahan saya: Itu tambahan saya dari asli kitab.
Ahmad Maysur Sindy
بسم الله الرحمن الرحيم
Dengan menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
الحمد لله جل ذكره وصلا ته السلام على كنز العلا كملامحمد اله وصحبه النجم هذا كتاب حوى ادبك الفضلا
Segala puji bagi Allah yang Maha Agung sebutan-Nya. Shalawat serta salam semoga terlimpahkan kepada Pemilik gedung yang tinggi nan sempurnya yaitu Nabi Muhammad SAW, keluarganya dan para sahabatnya yang menyerupai bintang-bintang. Kitab ini berisi tentang adab-adab sopan santumu yang utama.
الأداب قبل الحضور
Adab-adab sebelum menghadiri tempat belajar
لطالب العلم ينبغى إذا حضرا مجلس علم تطهر كما فعلا
لبس ثياب نظيفة وقد طهرت تطيب واستياق جا وقد جملا
Orang belajar itu memiliki beberapa sopan santun yang harus diperhatikan menurut syari'at di antaranya:
1) Apabila akan memasuki tempat belajar disunnahkan untuk bersuci (wudlu), menggunakan pakaian yang bersih dan suci, memakai minyak wangi, bersiwak (sikat gigi), supaya pada waktu sampai di tempat belajar sudah dalam keadaan baik dan rajin.
يعد ما هو محتاج إليه تعلم كى يكون حاضرا كملا
2) Di antara adab sopan santun orang belajar yaitu; menyiapkan semua alat belajar yang akan dibutuhkan pada waktu proses belajar berlangsung, supaya pada waktu hadir di tempat belajar sudah dalam keadaan sempurna tanpa perlu mengambil kembali karena ada salah satu alat yang tertinggal.
الأداب فى مجلس التعلم
Adab-adab di tempat belajar
وليجلسن فى وقار هيبة بمكا ن بارز لائق يعتاد قد قبلا
3) Di antara adab sopan santun orang belajar yaitu; duduk yang tenang (jatmiko), takut kepada guru dan ilmu pada waktu berada di tempat yang tampak, yakni tidak terlalu jauh dan tidak terlalu dekat disertai ajeg dan menghadap pada guru dan ke arah kiblat.
يفتح يختم مجلسا بحمدلة ثم الصلاة النبى توفيقه سألا
4) Di antara adab sopan santun orang belajar yatu; memulai belajar dengan membaca basmalah dan hamdalah, shalawat Nabi, keluarga dan shahabatnya. Memohon pertolongan dan petunjuk kepada Allah SWT dalam menuntut ilmu. Demikian juga apabila sudah selesai membaca hamdalah.
يصغى لما شيخه يلقيه معتنيا الفهم يكتب بالتقييد ما شكلا
5) Di antara Adab sopan santun orang belajar yaitu; memperhatikan pelajaran yang sudah dijelaskan oleh guru sampai faham, mengikat dan menulis keterangan yang sudah disampaikan guru sampai faham.
الأداب بعد الإنصراف
Adap setelah selesai belajar
يعود فالدرس انفا يراجعه حتى يكون إلى الضمير منتقلا
6) Di antara adab sopan santun orang belajar yaitu; apabila pulang dari tempat belajar sampai di rumah hendaklah dipelajari kembali (muraja'ah) pelajaran yang baru saja diajarkan oleh guru sampai benar-benar berpindah dalam hati.
كذاك قبل حضور الثان جدده حفظا لأن حل فى صدر قد انعقلا
Demikian juga apabila akan memasuki tempat belajar, hendaklah dipelajari kembali pelajarannya agar ilmu tetap berada dalam hati sampai benar-benar terikat.
الأداب النفسية
Adab anggota badan
وليك مستعملا بحسن الخلق عالى المأدب للمعال مرتحلا
من طلب العلم بلشرع فقد طلبا اعلى امور الدنا والدين مشتغلا
7) Di antara adab sopan santun orang belajar yaitu; hendaklah mengamalkan budi pekerti dan akhlak yang terpuji agar dapat mudah mencapai derajat yang tinggi. Karena orang yang menuntut ilmu syari'at itu benar-benar orang yang sibuk menuntut derajat yang tinggi, baik dalam masalah dunia maupun agama.
وليك مطعمه حلا وملبسه الاته يستنر طويه صقلا
8) Di antara adab sopan santun orang belajar yaitu; harus halal sesuatu yang dimakan dan yang dipakai. Demikian juga dengan peralatan untuk belajar, karena hal-hal tersebut yang menjadikan sebab hati menjadi bersih dan terang senigga patut menjadi tempatnya ilmu.
وليقللن مباحات ويجتنبا عن المأثم مأثم صدا نزلا
9) Di antara adab sopan santun orang belajar yaitu; hendaklah menyedikitkan hal-hal yang diperbolehkan (mubah) dan menjauhi segala perbuatan yang menimbulkan dosa, karena satu dosa apapun jangan sampai menjadi noda di hati.
قال ابن إدريس لايفلح من طلب العلم مع عزة ووسعة حملا
Imam Syafi'i r.a berkata: "Tidak akan mencapai kebahagiaan yang sempurnya orang yang menuntut ilmu di sertai rasa mulia pada dirinya dan lapangnya kebutuhan hidup, akan tetapi orang yang bahagia adalah orang yang menuntut ilmu dengan rasa jiwa yang hina, sempitnya kebutuhan hidup dan selalu khidmah terhadap ilmu."
الأداب مع الوالدين
Adab Sopan Santun Kepada Kedua Orang Tua
وليك بارا لوالديه مجتهد وداعيا مهديا من بعد ماانتقلا
10) Diantara adab sopan santun orang yang belajar yaitu; harus bersungguh-sunguh berbuat baik kepada kedua orang tua, dan apabila keduanya telah meninggal supaya dido'akan dan meneruskan pahala kebaikan yang pernah dilakukannya.
الأداب من الشيخ
Adab Sopan Santun Kepada Guru
وليعتقد بجلالة المعلم مع رجحانه كى يكون مفلحا قبلا
11) Di antara adab sopan santun orang yang belajar yaitu; harus meyakini akan keluhuran dan ketinggian derajad gurunya, supaya di suatu saat nanti bisa tampak kebahagiaan dan bisa menjadi orang yang memperoleh pahala.
وليتحر رضااستاذه وكذا تعظيمه مخلصا يكن من الفضلا
12) Di antara adab sopan santun orang yang belajar yaitu; harus berusaha membuat hati guru ridla, dan juga memuliakannya dengan perasaan ikhlas, karena hal tersebut termasuk salah satu dari perkara yang menjadi sebab seorang murid menjadi orang yang mulia.
البيهقى من ابى هريرة رفعا تواضعوا من تعلمون منه علاImam Al-Baihaqi meriwayatkan hadis marfu' dari sahabat Abu Hurairah r.a : "Bersikaplah tawadlu' (andap ashar) kalian kepada orang yang belajar".
وكان عند المغيرة مهابة إب رهيم مثل مهابة الأمير ولى
Syeikh Al-Mughirah itu sangat takut gurunya Syeikh Ibrahim seperti takunya kepada seorang raja.
لايضجرنه فإنه له خلل خشية أن يحرم انتفاع من فعلا 13) Di antara adab sopan santun orang yang belajar yaitu; jangan berpindah-pindah dalam belajar sehingga menjadikan perasaan guru tidak baik atau bosan, sebab akan mendatangkan pengaruh yang lain, karena hal tersebut menjadikan cacat yang bisa merubah pemahaman dan merusak budi pakerti, bahkan menurut Syeikh Ibu Shalah hal tersebut akan berdampak pada terhalangnya dari manfaatnya ilmu.
وليك مستأذنا إذا تعذر من دخوله معلنا عذرا به نزلا
14) Di antara adab sopan santun orang yang belajar yaitu; minta izin kepada bapak/ibu guru apabila tidak bisa hadir dalam kegiatan belajar, karena ada suatu alasan atau keperluan dan menjelaskan alasan tersebut.
الأداب مع العلم
Adab Sopan Santun terhadap ilmu
وليفرغ الجهد فى التحصيل أن حصلا ولم ينله براحة اتى عطلا
15) Di antara adab sopan santun orang yang belajar yaitu; Hendaklah mencurahkan seluruh tenaga untuk menuntut ilmu sehingga bisa berhasil, karena ilmu itu tidak bisa diperoleh hanya dengan rasa suka ria dan pengangguran.
Yahya bin Abi Katsir berkata: "Seseorang tidak akan memperoleh ilmu
dengan badan yang tenang". Abu Hurairah meriwayatkan hadis marfu'
Rasulullah SAW bersabda: "Berkeinginan keraslah kamu terhadap sesuatu
yang memberi manfaat bagimu, mohon pertolonganlan kepada Allah, dan
jangan putus asa."
وليعرفن لفظه لغته وكذا اعرابه ومعاني الذي شملانطقا وفهما محقق الجميع ومت قنا لحفظ وكتبة الذى شكلا
16) Di antara adab sopan santun orang yang belajar yaitu; Pertama, mengetahui lafadznya, bahasanya, i'rabnya, maknanya, manthuq dan mafhumnya, sampai menyatakan terhadap semuanya, dan sampai memperbanyak menghafalkan hal-hal yang menjadi sulit.
من كان مقتصرا على كتابته سماعه اتعب النفس وجاء ولا
وليبحثن اهل العلم بالمذاكرة هي حياة العلوم قاله الفضلا
وليحفظنه بتدريج بمسألة من بعد مسألة مهلا ينل املا
من طلب العلم جملة فقد طلبا يفوته العلم جملة يضع عملا
وليك اوقاته موزعا ليفى بمالها من حقوقها فما عطلا
مرتبا للأمور جاعلا احدا الاشيا مكانا يعادى كسلا مللا
وليكثر الدرس ليلا بمطالعة مغتنما سحرا كى يدرك العقلا
وليحذر الخرص فالحفظ تحمله على تساهله أن كان قد سهلا
لايمنعنه الحياء الكبر فى الطلب من اخذه العلم ممن دونه نزلا
لم ينل العلم مستحي ولا متكب بر ولاالماءسال صاعدا جبلا
من ليس محتملا ذل التعلم سا عة ففى ذلل الجهل بقى طولا
وليصلحن نية العلم بحيث يكو ن مخلصا لم يرد عرض الدنيا سفلا
مبتعدا عن محبة الرياسة تع ظيم الاناس ومدحهم له جزلا
من طلب العلم لله وما طلبا إلاالدنا لم يجد عرف الجنان جلا
وليحذرن أن يماري به ويرا ئي به ويباهي به خيلا
وليعملن بما سمع من جمل علم العبادت والأداب ما فضلا
فذا زكاة العلوم سبب وصلا لحفظه من اراده اتى عملا
وليرشدن ألى العلم إذا ظفرا به ولو كلمة لله ما بخلا
تمام النعمة من المعلم على المتعلم ومن المتعلم الى المعلم
إذا المعلم والطالب قد جمعا هذى الخصال فتمت نعمة جزلا
صبر المعلم والتواضع الخلق النعمة ادر على كالبه اشتغلا
والعقل للطالب الفهم الحسن ادب النعمة ادر على المعلم احتملا
العلوم المقصود
العلم مطلقه العلم بالاخرة ثم العلوم التى تقصد سبعة لا
علم الاصول اصول الدين افضلها او العقائد والتوحيد فاشتغلا
علم القراءات فالتفسير فالاثر اي الخديث اصول الفقه فيه صلا
فالفقه ذابعد أن صحت عقائدكا اهمها منتهاه مبدأ السبلا
وهو علم التصوف وغايتها علم الحقيقة فاعلم واقم نزلا
سابعها الطب كالفقه اهمية لكنهم اغفلوا ما اغبن النبلا
الشافعى العلم علمان الفقيه للاد يان الطبيب للابدان احذرن غفلا
فليطلبنها الاهم فالاهم كذا لايفن فى واحد عن لازم عضلا
لايكتفى النحل فى شمع يضى عسل يشفى بمادة ومن موادها حفلا
فالله نحمد ختما بالصلاة على حبيبه اله السلام قد كملا
والله اعلم
Sabtu, 06 April 2013
penegertian kitab kuning
19.32
No comments
“Apakah Kitab Kuning Itu?” ketegori Muslim. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Ustad Yth.,Sebenarnya apakah kitab kuning itu, apakah sama kedudukannya dengan Al-Quran, dan bagaimana hukum mempelajarinya? Terima kasih.
Wassalam,
Aditya
Jawaban
Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh
Kitab kuning adalah istilah yang disematkan pada kitab-kitab berbahasa Arab, yang biasa digunakan di banyak pesantren sebagai bahan pelajaran. Dinamakan kitab kuning karena kertasnya berwarna kuning.
Sebenarnya warna kuning itu hanya kebetulan saja, lantaran dahulu barangkali belum ada jenis kertas seperti zaman sekarang yang putih warnanya. Mungkin di masa lalu yang tersedia memang itu saja. Juga dicetak dengan alat cetak sederhana, dengan tata letak lay-out yang monoton, kaku dan cenderung kurang nyaman dibaca. Bahkan kitab-kitab itu seringkali tidak dijilid, melainkan hanya dilipat saja dan diberi cover dengan kertas yang lebih tebal.
Namun untuk masanya, kitab kuning itu sudah sangat bagus, ketimbang tulisan tangan dari naskah aslinya.
Sampai hari ini sebenarnya kitab kuning masih ada dijual di toko-toko kitab tertentu. Sebab pangsa pasarnya pun masih ada, meski sudah jauh berkurang dengan masa lalu. Yang menarik, harganya pun sangat bersaing. Bayangkan, kitab-kitab itu hanya dijual dengan harga Rp 5.000-an saja hingga Rp 10.000, tergantung ketebalannya. Padahal isinya tidak kurang ilmiyah dan bagus dari buku-buku mahal yang berharga jutaan. Kalau dibandingkan dengan cetakan modern, uang segitu hanya bisa buat beli buku saku tipis sekali.
Adapun dari sisi materi yang termuat di dalam kitab kuning itu, sebenarnya sangat beragam. Mulai dari masalah aqidah, tata bahasa Arab, ilmu tafsir, ilmu hadits, imu ushul fiqih, ilmu fiqih, ilmu sastra bahkan sampai cerita dan hikayat yang tercampur dengan dongeng. Keragaman materi kitab kuning sesungguhnya sama dengan keragaman buku-buku terbitan modern sekarang ini.
Secara umum, keberadaan kitab-kitab ini sesungguhnya merupakan hasil karya ilmiyah para ulama di masa lalu. Salah satunya adalah kitab fiqih, yang merupakan hasil kodifikasi dan istimbath hukum yang bersumber dari Al-Quran dan As-Sunnah. Para santri dan pelajar yang ingin mendalami ilmu fiqih, tentu perlu merujuk kepada literatur yang mengupas ilmu fiqih. Dan kitab kuning itu, sebagiannya, berbicara tentang ilmu fiqih.
Sedangkan ilmu fiqih adalah ilmu yang sangat vital untuk mengambil kesimpulan hukum dari dua sumber asli ajaran Islam. Boleh dibilang bahwa tanpa ilmu fiqih, maka manfaat Al-Quran dan As-Sunnah menjadi hilang. Sebab manusia bisa dengan seenaknya membuat hukum dan agama sendiri, lalu mengklaim suatu ayat atau hadits sebagai landasannya.
Padahal terhadap Al-Qurandan Al-Hadits itu kita tidak boleh asal kutip seenaknya. Harus ad kaidah-kaidah tertentu yang dijadikan pedoman. Kalau semua orang bisa seenaknya mengutip ayat Quran dan hadits, lalu kesimpulan hukumnya bisa ditarik kesana kemari seperti karet yang melar, maka bubarlah agama ini. Paham sesat seperti liberalisme, sekulerisme, kapitalisme, komunisme, bahkan atheisme sekalipun, bisa dengan seenak dengkulnya mengutip ayat dan hadits.
Maka ilmu fiqihadalah benteng yang melindungi kedua sumber ajaran Islam itu dari pemalsuan dan penyelewengan makna dan kesimpulan hukum yang dilakukan oleh orang-orang jahat. Untuk itu setiap muslim wajib hukumnya belajar ilmu fiqih, agar tidak jatuh ke jurang yang menganga dan gelap serta menyesatkan.
Salah satu media untuk mempelajari ilmu fiqih adalah dengan kitab kuning. Sehingga tidak benar kalau dikatakan bahwa kitab kuning itu menyaingi kedudukan Al-Quran. Tuduhan serendah itu hanya datang dari mereka yang kurang memahami duduk masalahnya.
Namun bukan sebuah jaminan bahwa semua kitab kuning itu berisi ilmu-ilmu syariah yang benar. Terkadang dalam satu dua kasus, kita menemukan juga buku-buku yang kurang baik yang ditulis dengan format kitab kuning. Misalnya buku tentang mujarrobat, atau buku tentang ramalan, atau tentang doa-doa amalan yang tidak bersumber dari sunnah yang shahih, atau cerita-cerita bohong yang bersumber dari kisah-kisah bani Israil , juga ditulis dalam format kitab kuning.
Jenis kitab kuning yang seperti ini tentu tidak bisa dikatakan sebagai bagian dari ilmu-ilmu keIslaman yang benar. Dan kita harus cerdas membedakan matreri yang tertuang di dalam media yang sekilas mungkin sama-sama sebagai kitab kuning. Dan pada hakikatnya, kitab kuning itu hanyalah sebuah jenis pencetakan buku, bukan sebuah kepastian berisi ilmu-ilmu agama yang shahih. Sehingga kita tidak bisa menggeneralisir penilaian kita tentang kitab kuning itu, kecuail setelah kita bedah isi kandungan materi yang tertulis di dalamnya.
Wallahu a’lam bishshawab, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Ahmad Sarwat, Lc.
Sumber Apakah Kitab Kuning Itu? : http://www.salaf.web.id
Ustad Yth.,Sebenarnya apakah kitab kuning itu, apakah sama kedudukannya dengan Al-Quran, dan bagaimana hukum mempelajarinya? Terima kasih.
Wassalam,
Aditya
Jawaban
Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh
Kitab kuning adalah istilah yang disematkan pada kitab-kitab berbahasa Arab, yang biasa digunakan di banyak pesantren sebagai bahan pelajaran. Dinamakan kitab kuning karena kertasnya berwarna kuning.
Sebenarnya warna kuning itu hanya kebetulan saja, lantaran dahulu barangkali belum ada jenis kertas seperti zaman sekarang yang putih warnanya. Mungkin di masa lalu yang tersedia memang itu saja. Juga dicetak dengan alat cetak sederhana, dengan tata letak lay-out yang monoton, kaku dan cenderung kurang nyaman dibaca. Bahkan kitab-kitab itu seringkali tidak dijilid, melainkan hanya dilipat saja dan diberi cover dengan kertas yang lebih tebal.
Namun untuk masanya, kitab kuning itu sudah sangat bagus, ketimbang tulisan tangan dari naskah aslinya.
Sampai hari ini sebenarnya kitab kuning masih ada dijual di toko-toko kitab tertentu. Sebab pangsa pasarnya pun masih ada, meski sudah jauh berkurang dengan masa lalu. Yang menarik, harganya pun sangat bersaing. Bayangkan, kitab-kitab itu hanya dijual dengan harga Rp 5.000-an saja hingga Rp 10.000, tergantung ketebalannya. Padahal isinya tidak kurang ilmiyah dan bagus dari buku-buku mahal yang berharga jutaan. Kalau dibandingkan dengan cetakan modern, uang segitu hanya bisa buat beli buku saku tipis sekali.
Adapun dari sisi materi yang termuat di dalam kitab kuning itu, sebenarnya sangat beragam. Mulai dari masalah aqidah, tata bahasa Arab, ilmu tafsir, ilmu hadits, imu ushul fiqih, ilmu fiqih, ilmu sastra bahkan sampai cerita dan hikayat yang tercampur dengan dongeng. Keragaman materi kitab kuning sesungguhnya sama dengan keragaman buku-buku terbitan modern sekarang ini.
Secara umum, keberadaan kitab-kitab ini sesungguhnya merupakan hasil karya ilmiyah para ulama di masa lalu. Salah satunya adalah kitab fiqih, yang merupakan hasil kodifikasi dan istimbath hukum yang bersumber dari Al-Quran dan As-Sunnah. Para santri dan pelajar yang ingin mendalami ilmu fiqih, tentu perlu merujuk kepada literatur yang mengupas ilmu fiqih. Dan kitab kuning itu, sebagiannya, berbicara tentang ilmu fiqih.
Sedangkan ilmu fiqih adalah ilmu yang sangat vital untuk mengambil kesimpulan hukum dari dua sumber asli ajaran Islam. Boleh dibilang bahwa tanpa ilmu fiqih, maka manfaat Al-Quran dan As-Sunnah menjadi hilang. Sebab manusia bisa dengan seenaknya membuat hukum dan agama sendiri, lalu mengklaim suatu ayat atau hadits sebagai landasannya.
Padahal terhadap Al-Qurandan Al-Hadits itu kita tidak boleh asal kutip seenaknya. Harus ad kaidah-kaidah tertentu yang dijadikan pedoman. Kalau semua orang bisa seenaknya mengutip ayat Quran dan hadits, lalu kesimpulan hukumnya bisa ditarik kesana kemari seperti karet yang melar, maka bubarlah agama ini. Paham sesat seperti liberalisme, sekulerisme, kapitalisme, komunisme, bahkan atheisme sekalipun, bisa dengan seenak dengkulnya mengutip ayat dan hadits.
Maka ilmu fiqihadalah benteng yang melindungi kedua sumber ajaran Islam itu dari pemalsuan dan penyelewengan makna dan kesimpulan hukum yang dilakukan oleh orang-orang jahat. Untuk itu setiap muslim wajib hukumnya belajar ilmu fiqih, agar tidak jatuh ke jurang yang menganga dan gelap serta menyesatkan.
Salah satu media untuk mempelajari ilmu fiqih adalah dengan kitab kuning. Sehingga tidak benar kalau dikatakan bahwa kitab kuning itu menyaingi kedudukan Al-Quran. Tuduhan serendah itu hanya datang dari mereka yang kurang memahami duduk masalahnya.
Namun bukan sebuah jaminan bahwa semua kitab kuning itu berisi ilmu-ilmu syariah yang benar. Terkadang dalam satu dua kasus, kita menemukan juga buku-buku yang kurang baik yang ditulis dengan format kitab kuning. Misalnya buku tentang mujarrobat, atau buku tentang ramalan, atau tentang doa-doa amalan yang tidak bersumber dari sunnah yang shahih, atau cerita-cerita bohong yang bersumber dari kisah-kisah bani Israil , juga ditulis dalam format kitab kuning.
Jenis kitab kuning yang seperti ini tentu tidak bisa dikatakan sebagai bagian dari ilmu-ilmu keIslaman yang benar. Dan kita harus cerdas membedakan matreri yang tertuang di dalam media yang sekilas mungkin sama-sama sebagai kitab kuning. Dan pada hakikatnya, kitab kuning itu hanyalah sebuah jenis pencetakan buku, bukan sebuah kepastian berisi ilmu-ilmu agama yang shahih. Sehingga kita tidak bisa menggeneralisir penilaian kita tentang kitab kuning itu, kecuail setelah kita bedah isi kandungan materi yang tertulis di dalamnya.
Wallahu a’lam bishshawab, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Ahmad Sarwat, Lc.
Sumber Apakah Kitab Kuning Itu? : http://www.salaf.web.id
Langganan:
Postingan (Atom)











